STARK™
Welcome To Stars Cheaters

Gara-gara nonton BF

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Gara-gara nonton BF

Post by |VJ|NaZtHeW on November 15th 2010, 9:54 am

Namaku Iwan (nama samaran). Aku itu sudah kuliah semester dua di salahsatu perguruan tinggi di Bandung. Aku tinggal masih bareng orangtua danadikku yang masih SMP, Dina namanya (juga samaran). Orangtuakudua-duanya kerja. Jadi rumah sering tinggal adikku dan aku saja, samapembantu.

Pada waktu sore rumah sedang kosong, orangtua sedangpergi dan kebetulan pembantu juga sedang tidak ada. Adikku sedangpergi. Aku menyewa VCD BF XX dan X2. Aku senang sekali, karena tidakada gangguan pas sedang nonton. Cerita X2 di VCD itu kebetulanbercerita tentang seks antara adik dan kakak. Gila sekali dehadegannya. Kupikir kok bisa ya. Eh, aku berani tidak ya melakukan itusama adikku yang masih SMP? tapi kan adikku masih polos sekali, kalaudi film ini mah sudah jago dan pro, pikirku dalam hati. Sedang nontonplus mikir gimana caranya melakukan sama adikku, eh, bel berbunyi. Wah,teryata adikku, si Dina sama temannya datang. Sial, mana filmnya belumselesai lagi. Langsung kusimpan saja tuh VCD, terus kubukakan pintu.Dina sama temannya masuk. Eh, temannya manis juga loh.
"Dari mana lo?" tanyaku.
"Dari jalan dong. Emang kayak kakak, ngedekem mulu di rumah," jawabnya sambil manyun.
"Aku juga sering jalan tau, emang elo doang. Cuman sekarang lagi males," kataku.
"Oh iya, Kak. Kenalin nih temenku, namanya Anti, temen sekelasku," katanya.
Akhirnya aku kenalan sama itu anak. Tiba-tiba si Dina tanya, "lihat VCD Boyzone aku tidak?"
"Tau, cari saja di laci," kataku.
Eh, dia membuka tempat aku menaruh VCD BF. Aku langsung gelagapan.
"Eh, bukan di situ.." kataku panik.
"Kali saja ada," katanya.
Telat. Belum sempat kutahan dia sudah melihat VCD XX yang covernya lumayan hot itu, kalau yang X2 sih tidak pakai gambar.
"Idih.. Kak. Kok nonton film kayak begini?" katanya sambil memandang jijik ke VCD itu.
Temannya sih senyam-senyum saja.
"Enggak kok, aku tadi dititipin sama temanku," jawabku bohong.
"Bohong banget. Ngapain juga kalo dititipin nyasar sampe di laci ini," katanya.
"Kak, ini film jorok kan? Nnngg.. kayak apa sih?" tanyanya lagi.

Aku tertawa saja dalam hati. Tadi jijik, kok sekarang malah penasaran.
"Elo mao nonton juga?" tanyaku.
"Mmm.. jijik sih.. tapi.. penasaran Kak.." katanya sambil malu-malu.
"Anti, elo mao nonton juga tidak?" tanyanya ke temannya.
"Aku mah asyik saja. Lagian aku udah pernah kok nonton film kayak begitu," jawab temannya.
"Gimana.. jadi tidak? keburu mama sama papa pulang nih," desakku.
"Ayo deh. Tapi kalo aku jijik, dimatiin ya?" katanya.
"Enak saja lo, elo kabur saja ke kamar," jawabku.

LaluVCD itu aku nyalakan. Jreng.. dimulailah film tersebut. Aku nontonnyasambil sesekali memandangi adikku dan temannya. Si Anti sihkelihatannya tenang nontonnya, sudah "expert" kali ya? Kalau adikkukelihatan begitu baru pertama kali nonton film seperti begitu. Diakelihatan takut-takut. Apalagi pas adegan rudalnya cowok dihisap. Manaitu rudal besarnya minta ampun. "Ih, jijik banget.." kata Dina. Pasadegan ML sepertinya si Dina sudah tidak tahan. Dia langsung kabur kekamar.
"Yee, malah kabur," kata Anti.
"Elo masih mao nonton tidak?" tanyaku ke si Anti.
"Ya, terus saja," jawabnya.
Wah,boleh juga nih anak. Sepertinya, bisa nih aku main sama dia. Tapi kalaudia marah gimana? pikirku dalam hati. Ah, tidak apa-apa kok, tidaksampai ML ini. Sambil nonton, aku duduknya mendekat sama dia. Dia masihterus serius nonton. Lalu kucoba pegang tangannya. Pertama dia kagettapi dia tidak berusaha melepas tangannya dari tanganku. Kesempatanbesar, pikirku. Kuelus saja lehernya. Dia malah memejamkan matanya.Sepertinya dia menikmati begitu. Wow, tampangnya itu lho, manis! Akujadi ingin nekat. Waktu dia masih merem, kudekati bibirku ke bibir dia.Akhirnya bersentuhanlah bibir kami. Karena mungkin memang sudah jago,si Anti malah mengajak French Kiss. Lidah dia masuk ke mulutku danbermain-main di dalam mulut. Sial, jagoan dia daripada aku. Masa akudikalahin sama anak SMP sih. Sambil kami ber-French Kiss, aku berusahamasukkan tanganku ke balik bajunya. Mencari sebongkah buah dada imut.Ukuran dadanya tidak begitu besar, tapi sepertinya sih seksi. Soalnyabadan si Anti itu tidak besar tapi tidak kurus, dan tubuhnya itu putih.

Begituketemu buah dadanya, langsung kupegang dan kuraba-raba. Tapi masihterbungkus sama bra-nya. "Baju elo gue buka ya?" tanyaku. Dia ngangguksaja sambil mengangkat tangannya ke atas. Kubuka bajunya. Sekarang diatinggal pakai bra warna pink dan celana panjang yang masih dipakai.Shit! kataku dalam hati. Mulus sekali! Kubuka saja bra-nya. Payudaranyabagus, runcing dan putingnya berwarna pink. Langsung kujilatipayudaranya, dia mendesah, aku jadi makin terangsang. Aku jadi pinginmenyetubuhi dia. Tapi aku belum pernah ML, jadi aku tidak berani. Tapikalau sekitar dada saja sih aku lumayan tahu. Gimana ya? Tiba-tiba pasaku lagi menjilati payudara si Anti, adikku keluar dari kamar. Kamisama-sama kaget. Dia kaget melihat apa yang kakak dan temannya perbuat.Aku dan Anti kaget pas melihat Dina keluar dari kamar. Si Antiburu-buru pakai bra dan bajunya lagi. Si Dina langsung masuk kekamarnya lagi. Sepertinya dia shock melihat apa yang kami berdualakukan. Si Anti langsung pamit mau pulang. "Bilang sama Dina ya..sorry," kata Anti. "Tidak apa-apa kok," jawabku. Akhirnya dia pulang.

Akuketuk kamarnya Dina. Aku ingin menjelaskan. Eh, dianya diam saja. Masihkaget kali ya, pikirku. Aku tidur saja, dan ternyata aku ketiduransampai malam. Pas kebangun, aku tidak bisa tidur lagi, aku keluarkamar. Nonton TV ah, pikirku. Pas sampai di depan TV ternyata adikkulagi tidur di kursi depan TV. Pasti ketiduran lagi nih anak, katakudalam hati. Gara-gara melihat dia tidur dengan agak "terbuka" tiba-tibaaku jadi keingat sama film X2 yang belum selesai kutonton, yangceritanya tentang hubungan seks antara adik dan kakak, ditambah hasrataku yang tidak kesampaian pas sama Anti tadi. Ketika adikku menggerakankakinya membuat roknya tersingkap, dan terlihatlah CD-nya. Begitumelihat CD-nya aku jadi semakin nafsu. Tapi aku takut. Ini kan adikkusendiri masa aku setubuhi sih. Tapi dorongan nafsu semakin menggila.Ah, aku peloroti saja CD-nya. Eh, nanti kalau dia bangun bagaimana? Ah,cuek saja. Begitu CD-nya turun semua, wow, belahan kemaluannya terlihatmasih amat rapat dan dihiasi bulu-bulu halus yang baru tumbuh. Kucobasentuh, hmm.. halus sekali. Kusentuh garis kemaluannya. Tiba-tiba diamenggumam, aku jadi kaget. Aku merasa di ruang TV terlalu terbuka.Kurapikan lagi pakaian adikku, terus kugendong ke kamarnya.

Sampaidi kamar dia, it's show time, pikirku. Kutiduri dia di kasurnya.Kubukakan bajunya. Ternyata dia tidak pakai bra. Wah, payah juga nihadikku. Nanti kalau payudaranya jadi turun bagaimana. Begitu bajunyaterbuka, buah dada mungilnya menyembul. Ih, lucu bentuknya. Masih kecilbuah dadanya tapi lumayan ada. Kucoba hisap putingnya, hmm.. nikmat!Buah dada dan putingnya begitu lembut. Eh, tiba-tiba dia bangun! "Kak..ngapain lo!" teriaknya sambil mendorongku. Aku kaget sekali, "Ngg..ngg.. tidak kok, aku cuma pengen nerusin tadi pas sama si Anti, tidakpapa kan?" jawabku ketakutan. Aku berharap orangtua aku tidak mendengarteriakan adikku yang agak keras tadi. Dia menangis.
"Sorry ya Din, gue salah, habis elo juga sih ngapain tidur di ruang TV dengan keadaan seperti itu, tidak pake bra lagi," kataku.
"Jangan bilang sama mama dan papa ya, please.." kataku.
Dia masih nangis. Akhirnya kutinggali dia. Aduh, aku takut nanti dia ngadu.

Sejaksaat itu aku kalau ketemu dia suka canggung. Kalau ngomong palingseadanya saja. Tapi aku masih penasaran. Aku masih ingin mencoba lagiuntuk "ngegituin" Dina. Sampai pada suatu hari, adikku sedang sendiridi kamar. Aku coba masuk,
"Din, lagi ngapain elo," aku mencoba untuk beramah-tamah.
"Lagi dengerin kaset," jawabnya.
"Yang waktu itu, elo masih marah ya.." tanyaku.
".." dia diam saja.
"Sebenernya gue.. gue.. pengen nyoba lagi.." gila ya aku nekat sekali.
Dia kaget dan pas dia mau ngomong sesuatu langsung aku dekati mukanya dan langsung kucium bibirnya.
"MmhHPp.. Kakk.. mmHPh.." dia seperti mau ngomong sesuatu.
Tapiakhirnya dia diam dan mengikuti permainanku untuk ciuman. Sambil ciumanitu tanganku mencoba meraba-raba dadanya dari luar. Pertama merasakanpayudaranya diraba, dia menepis tanganku. Tapi aku terus berusahasambil tetap berciuman. Setelah beberapa menit berciuman sambilmeraba-raba payudaranya, aku mencoba membuka bajunya. Eh, kok dialangsung mau saja dibuka ya? Mungkin dia lagi merasakan kenikmatan yangamat sangat dan pertama kali dirasakannya. Begitu dibuka, langsungkubuka bra-nya. Kujilati putingnya dan sambil mengusap danmneremas-remas buah dada yang satunya. Walaupun payudara adikku itumasih agak kecil, tapi dapat memberikan sensasi yang tak kalah denganpayudara yang besar. Ketika sedang dihisap-hisap, dia mendesah, "Sshh..sshh.. ahh, enak, Kak.." Setelah kuhisap, putingnya menjadi tegang danagak keras. Terus kubuka celanaku dan aku keluarkan "adik"-ku yangsudah lumayan tegang. Pas dia melihat, dia agak kaget. Soalnya dulukami pernah mandi bareng pas "punya"-ku masih kecil. Sekarang kan sudahbesar dong.

Aku tanya sama dia, "Berani untuk ngisep punya gue tidak? Entar punya elo juga gue isepin deh, kita pake posisi 69."
"69.. apa'an tuh?" tanyanya.
"Posisi dimana kita saling mengisap dan ngejilatin punyanya partner kita pada saat berhubungan," jelasku.
"Ooo.."
Langsungaku membuka celana dia dan CD-nya. Kami langsung mengambil posisi 69.Aku buka belahan kemaluannya dan terlihatlah klitorisnya seperti bentukkacang di dalam kemaluannya itu. Ketika kusentuh pakai lidah, diamengerang,
"Ahh.. Kakak nyentuh apanya sih kok enak banget.." tanyanya.
"Elo mestinya ngejilatin dan ngisep punya gue dong. Masa elo doang yang enak," kataku.
"Iya Kak, habis takut dan geli sih.." jawabnya.
"Jangan bayangin yang bukan-bukan dong. Bayangin saja keenakan elo," kataku lagi.
Saatitu juga dia langsung menjilat punyaku. Dia menjilati kepala anu-kudengan perlahan. Uuhh, enak benar. Terus dia mulai menjilati seluruhdari batanganku. Lalu dia masukkan punyaku ke mulutnya dan mulaimenghisapnya. Oohh.. gila benar. Dia ternyata berbakat. Hisapannyamembuatku jadi hampir keluar.

"Stop.. eh, Din, stop dulu," kataku.
"Lho kenapa?" tanyanya.
"Tahan dulu entar aku keluar," jawabku.
"Lho emang kenapa kalau keluar?" tanyanya lagi.
"Entar game over," kataku.
Ternyataadikku memang belum mengerti masalah seks. Benar-benar polos. Akhirnyakujelaskan kenapa kalau cowok sudah keluar tidak bisa teruspemainannya. Akhirnya dia mulai mengerti. Posisi kami sudah tidak 69lagi, jadi aku saja yang bekerja. Kemudian aku teruskan menghisapikemaluannya dan klitorisnya. Dia terus menerus mendesah dan mengerang.
"Kak Iwan.. terus Kak.. di situ.. iya di situ.. oohh.. sshh.."

Akuterus menghisap dan menjilatinya. Dia menjambak rambutku. Sambilmatanya merem-melek. Akhirnya aku sudah dalam kondisi fit lagi (tadikan kondisinya sudah mau keluar). Kutanya sama adikku,
"Elo berani ML tidak?"
".." dia diam.
"Gue pengen ML, tapi terserah elo.. gue tidak maksa," kataku.
"Sebenerya gue takut. Tapi sudah kepalang tanggung nih.. gue lagi 'on air'," kata dia.
"OK.. jadi elo mau ya?" tanyaku lagi.
".." dia diam lagi.
"Ya udah deh, kayanya elo mau," kataku.
"Tapi tahan sedikit. Nanti agak sakit awalnya. Soalnya elo baru pertama kali," kataku.
".." dia diam saja sambil menatap kosong ke langit-langit.

Kubukakedua belah pahanya lebar-lebar. Kelihatan bibir kemaluannya yang masihsempit itu. Kuarahkan ke lubang kemaluannya. Begitu aku sentuhkankepala "anu"-ku ke liang kemaluannya, Dina menarik nafas panjang, dankelihatan sedikit mengeluarkan air mata. "Tahan ya Din.." Langsungkudorong anu-ku masuk ke dalam lubang kemaluannya. Tapi masih susah,soalnya masih sempit sekali. Aku terus mencoba mendorong anu-ku, dan.."Bleess.." masuk juga kepala kemaluanku. Dina agak berteriak,
"Akhh sakit Kak.."
"Tahan ya Din.." kataku.
Aku terus mendorong agar masuk semua. Akhirnya masuk semua kemaluanku ke dalam selangkangan adikku sendiri.
"Ahh.. Kak.. sakit Kak.. ahh.."
Setelah masuk, langsung kugoyang maju-mundur, keluar masuk liang kemaluannya.
"Ssshh.. sakitt Kak.. ahh.. enak.. Kak, teruss.. goyang Kak.."
Diajadi mengerang tidak karuan. Setelah beberapa menit dengan posisi itu,kami ganti dengan posisi "dog style". Dina kusuruh menungging dan akumasukkan ke lubang kemaluannya lewat belakang. Setelah masuk, teruskugenjot. Tapi dengan keadaan "dog style" itu ternyata Dina langsungmengalami orgasme. Terasa sekali otot-otot di dalam kemaluannya ituseperti menarik batang kemaluanku untuk lebih masuk.

"Ahh..ahha.. aku lemess banget.. Kak," rintihnya dan dia jatuh telungkup.Tapi aku belum orgasme. Jadi kuteruskan saja. Kubalikkan badannya untuktidur terlentang. Terus kubuka lagi belahan pahanya. Kumasukkankemaluanku ke dalam lubang kemaluannya. Padahal dia sudah kecapaian.
"Kak, udah dong! Gue udah lemes.." pintanya.
"Sebentar lagi ya.." jawabku.
Tapi setelah beberapa menit kugenjot, eh, dianya segar lagi.
"Kak, yang agak cepet lagi dong.." katanya.
Kupercepat dorongan dan genjotanku.
"Ya.. kayak gitu dong.. sshh.. ahh.. uhuuh," desahannya makin maut saja.
Sambilmenggenjot, tanganku meraba-raba dan meremas payudaranya yang mungilitu. Tiba-tiba aku seakan mau meledak, ternyata aku mau orgasme. "Ahh,Din aku mau keluar.. ahh.." Ternyata saat yang bersamaan dia orgasmejuga. Kemaluanku seperti dipijat-pijat di dalam. Karena masih enak,kukeluarkan di dalam kemaluannya. Nanti kusuruh minum pil KB sajasupaya tidak hamil, pikirku dalam hati.

Setelah orgasme barengitu kucium bibirnya sebentar. Setelah itu aku dan dia akhirnyaketiduran dan masih dalam keadaan bugil dan berkeringat di kamargara-gara kecapaian. Ketika bangun, aku dengsr dia lagi merintih sambilmenangis.
"Kak, gimana nih. Punyaku berdarah banyak," tangisnya.
Kulihatternyata di kasurnya ada bercak darah yang cukup banyak. Dankemaluannya agak sedikit melebar. Aku kaget melihatnya. Gimana nihjadinya?
"Kak, aku udah tidak perawan lagi ya?" tanyanya.
".." aku diam saja.
Habis mau jawab apa. Gila! aku sudah merenggut keperawanan adikku sendiri.
"Kak, punyaku tidak apa-apakan?" tanyanya lagi.
"Berdarah begini wajar untuk pertama kali," kataku.
Tiba-tiba, gara-gara melihat dia tidak pakai CD dan memperlihatkan kemaluannya yang agak melebar itu ke aku, anu-ku "On" lagi!

|VJ|NaZtHeW
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Sagittarius Jumlah posting : 40
Reputasi : 176
Cendol : 14
Birthday : 17.12.94
Join date : 20.10.10
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gara-gara nonton BF

Post by |Talipocongperjaka| on November 18th 2010, 2:47 pm

prah nie critanya>>


-_-"



serem eh.

klo ampe hmil...

-------------------------------------------------------------------------------
Terlalu Kecil Bermain Dengan "CINTA"


1 more think's

Hargailah Postingan ane Dengan memberii [+]













[URL=http://www.speedtest.net][/url]

|Talipocongperjaka|
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Capricorn Jumlah posting : 53
Reputasi : 109
Cendol : 5
Birthday : 28.12.95
Join date : 01.11.10
Age : 20
Lokasi : beruang Madu :D

Lihat profil user http://www.facebook.com/Tukang.Nyolong.Sendal

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gara-gara nonton BF

Post by |VJ|NaZtHeW on November 18th 2010, 4:42 pm

hha....tunggu ajh bro yang lain....masih banyakk...and nie juga wad pelajaran buad kita..jngan b'buat maksiatt....hhaaa Razz





____________________|VJ|NaZtHeW Production™____________________












|VJ|NaZtHeW
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Sagittarius Jumlah posting : 40
Reputasi : 176
Cendol : 14
Birthday : 17.12.94
Join date : 20.10.10
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gara-gara nonton BF

Post by |Talipocongperjaka| on November 18th 2010, 9:08 pm

kwkwkkwkwk


mnding nyolong uang di bank dri pda bgitu.

kkkckckc

-------------------------------------------------------------------------------
Terlalu Kecil Bermain Dengan "CINTA"


1 more think's

Hargailah Postingan ane Dengan memberii [+]













[URL=http://www.speedtest.net][/url]

|Talipocongperjaka|
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Capricorn Jumlah posting : 53
Reputasi : 109
Cendol : 5
Birthday : 28.12.95
Join date : 01.11.10
Age : 20
Lokasi : beruang Madu :D

Lihat profil user http://www.facebook.com/Tukang.Nyolong.Sendal

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gara-gara nonton BF

Post by |VJ|NaZtHeW on November 19th 2010, 3:51 pm

ntar jadi WANTED....








____________________|VJ|NaZtHeW Production™____________________

|VJ|NaZtHeW
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Sagittarius Jumlah posting : 40
Reputasi : 176
Cendol : 14
Birthday : 17.12.94
Join date : 20.10.10
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gara-gara nonton BF

Post by Sponsored content Today at 3:08 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik