STARK™
Welcome To Stars Cheaters

Pengalaman Tuan "Kecil"

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pengalaman Tuan "Kecil"

Post by |VJ|NaZtHeW on November 15th 2010, 9:48 am

Siang itu sepulang dari sekolah aku langsung menuju rumah untuk bermainplaystation yang baru dibelikan ayah untukku. Saat itu keadaan rumahcukup lengang karena ayahku berada di kantor sementara ibuku sedangmengunjungi saudaranya yang berada di luar kota selama tiga hari. Dirumah cuma ada seorang pembantuku yang sudah cukup tua usianya.

"Den kecil," begitu pembantuku biasa memanggilku yang memang saat itu aku baru berusia 13 tahunan.

"Ada apa bik?"tanyaku.

"Beginiden, tadi bibi dapet kabar dari orang rumah, katanya anak bibi yangkecil sakit panas jadi paling bibi harus cepat pulang sekarang."

Aku pun jadi bingung lalu aku bilang,

"Bi' mendingan ngomongnya sama Mbak Wi aja, mungkin bentar lagi dia pulang," begitu jawabku.

MbakWi adalah adik dari ayahku yang tinggal bersama keluarga kami diJakarta untuk bersekolah dan saat itu ia masih duduk di kelas 3 SMA. Iajuga seorang yang cantik dan sangat menarik karena banyak temanlaki-lakinya yang berkunjung ramai-ramai untuk mengobrol dengannya diteras depan rumahku, atau mengajaknya pergi jalan-jalan bareng, tapi iatidak pernah mau. Menurutku ia adalah seorang gadis baik-baik.Begitulah, akhirnya si bibi pun setuju dan ia menunggu sambilmempersiapkan barang bawaannya sementara aku sibuk bermain denganplaystation baruku.

Tak lama berselang terdengarlah bunyi beldan si bibi kulihat dengan tergopoh-gopoh membuka pintu sambil berharapbahwa yang datang adalah mba Wi.

"Hai bi, ada apa? kok mukanya kusut begitu?"

Kudengar mba Wi berbicara dan bibi pun menceritakan apa yang terjadi.

"Oh, kalau gitu sebentar ya bi biar saya telepon bapak di kantor jadi bapak bisa memutuskan apa bibi boleh pulang atau tidak."

Setelahitu kulihat mba Wi menelepon dan menceritakan semuanya pada ayahku dikantor dan akhirnya diputuskan bahwa si bibi boleh pulang selama tujuhhari dan kemudian harus kembali bekerja lagi. Mendengar hal ituterlihat si bibi senang sekali dan segera mengambil semua barangbawaannya yang tidak banyak karena sebagian besar barangnya masih adadi kamarnya, pamit padaku dan mba Wi lalu pergi. Dari sinilah ceritaitu bermula..

Aku masih saja asyik bermain dengan playstationbaruku yang keren itu sampai aku benar-benar lupa bahwa aku belummengganti baju seragam sekolahku sementara mba Wi sudah masuk kekamarnya. Aku masih tenggelam dalam permainan playstationku sampai akudikejutkan oleh suara keras mba Wi,

"Joon, kamu benar-benar bandel ya!" masa pulang sekolah tidak ganti baju, cuci tangan dan cuci kaki, bagaimana sih kamu?"

Aku tersentak kaget dan hanya bisa berkata ,

"maaf mba Wi, Jon lupa."

"kalau begitu sini mba Wi gantiin bajumu,"kata mba Wi sambil menuntunku ke kamarnya.

Akuheran mengapa ke kamarnya. Sesampainya di kamar mba Wi langsungmengunci pintu kamar lalu membuka baju dan celana seragamku sehinggasaat itu aku telanjang bulat di hadapannya. Agak malu juga rasanyakarena ia memandangi tubuh telanjangku dengan pandangan yang menurutkuaneh. Aku bertanya

"mba Wi mana baju gantinya soalnya Jon mau cepat-cepat main playstation lagi di luar."

"Sabar sayang," begitu kata mba Wi dan ia melanjutkan

"Coba Jon duduk di ujung tempat tidurnya mba Wi yang dekat ke TV jadi Jon bisa nemenin nonton film bareng mba Wi."

Segera aku duduk di ujung tempat tidur, kedua kakiku menjuntai ke lantai dan masih dalam keadaan telanjang bulat aku bertanya

"Memang kita mau nonton film apa mba Wi?"

Iapun menjawab bahwa kita akan menonton film pendidikan. Tak lama setelahitu mba Wi membawa kaset video dan segera menyetelnya dan setelah ituia duduk di sebelahku. Pertama ia duduk sambil satu tangannyadirangkulkan ke pundakku sementara yang satunya lagi mulaimengelus-elus paha kananku. Aku diam saja sambil menunggu munculnyagambar di TV.

Tak lama kemudian gambar di TV itupun muncul yangberarti film sudah dimulai. Aku melihat di film tersebut ada keluargabule yang terdiri dari ayah!, ibu dan seorang anak perempuan kecil yangcantik yang umurnya sebaya atau mungkin lebih muda dariku sedangsarapan pagi, di mana ayah dan ibunya sudah siap dengan pakaiankerjanya untuk berangkat ke kantor. Persis ketika mereka mau berangkatbel pintu rumah berbunyi dan yang datang adalah pembantu rumah tanggamereka atau mungkin baby sitter entahlah pada saat itu aku tidak tahu,tapi yang jelas wanita remaja yang datang itu mengenakan semacam bajuseragam.

Setelah kedua orang tua anak itu pergi, kulihat siwanita remaja tadi sibuk bebersih rumah dan..tiba-tiba, mba Wimempercepat video tersebut karena katanya bukan ini yang akandiperlihatkannya padaku. Ia masih tetap mempercepat video tersebutsampai adegan di mana si wanita remaja tadi menggendong si anakperempuan kecil yang kali ini terbalut dengan handuk tersebut keluardari kamar mandi menuju ke kamar orang tuanya yang terdapat tempattidur besar. Wanita remaja tadi segera melepas handuk dan membaringkantubuh si anak perempuan kecil telanjang tadi di tempat tidur dan mulaimenciumi bibir si anak perempuan kecil tersebut sambil kulihattangannya mengelus paha dan mulai memainkan kemaluan si anak denganjarinya.

Baru kali ini aku melihat kemaluan anak perempuankecil, masih gundul dan di tengahnya ada belahan yang bisa sedikitdilebarkan dengan jari. Aku bisa melihat semuanya dengan jelas karenasebelum itu kamera telah memperlihatkannya dari dekat. Kulihat mba Witersenyum sementara tangannya masih mengusap pahaku. Aku mulai bergerakkegelian saat jemarinya juga mulai memainkan burungku. Merasakan akuyang sudah mulai tidak tenang mba Wi berkata,

"Tenang kamu nikmati saja ini sangat enak kok."

Akutidak berkata apa-apa selain hanya berusaha menikmati sambil menontonfilm tersebut. Sementara kulihat lagi di layar, wanita remaja tadi kinimenjilati kemaluan si anak perempuan kecil dan kemudian menghisapinyadengan mulutnya, dan pada saat itu tanpa kusadari mba Wi sudah beradadi lantai sementara kepalanya sudah menghadap ke burungku yang sudahberdiri tegak, ia berkata sebaiknya kamu sekarang tiduran telentang dikasur tenang dan nikmati saja.

Mba Wi pun mulai menjilati burungku

"..Ooohh.."

Terasakehangatan dan kenikmatan saat lidahnya bermain-main di lubang burungkuyang kebetulan saat itu aku sudah disunat " Aaahh.."

Aku tetapduduk dan tidak menuruti keinginannya karena menurutku film itusangatlah menarik, jadi aku tetap menonton film itu sambil merasakannikmatnya kuluman dan sedotan yang dilakukan mba Wi pada burungku. Akumelihat di film itu bahwa anak perempuan kecil itu juga terlihatmenikmati apa yang dilakukan si wanita remaja itu padanya. Walaupunsibuk menghisap burungku, ia masih tetap memperhatikanku lalu kudengarmba Wi berkata,

"Jon kenikmatan yang perempuan kecil itu rasakan, sama dengan kenikmatan yang kamu rasakan saat ini."

Kata-kataitu merupakan kata-kata yang tak terlupakan untukku, sehingga mungkinsampai saat ini selain menyukai wanita cantik yang seumuran, aku jugasangat menyukai perempuan muda yang cantik atau yang masih sangat mudadan cantik tentunya (Lolita lover). Sementara aku sudah merasa kegelianakibat jilatan, kuluman dan hisapan yang dilakukan mba Wi pada burungkusehingga tanganku yang kupakai untuk menopang badanku, kupindahkanuntuk memegang kepala mba Wi akibatnya tubuhku pun telentang di tempattidur

"..sshh..aahh..mba Wi ..aku .."

Aku tidak bisaberkata-kata, tanganku mencengkram rambutnya dan mba Wi tahu kalau akusudah mau mencapai klimaks, ia mempercepat jilatan lidahnya padaburungku yang berada di dalam mulutnya sementara kepalanya turun naikdengan lambat, hal itu membuatku kelojotan tak tentu arah

"..Aauh..sshh..aahh.."

Mba Wi pun memeluk pinggangku dengan erat untuk meredam gerakanku sehingga akhirnya aku merasa bahwa aku akan pipis

"..Aaahh..mba Wi aku mau pipis..ahh.."

MbaWi bukannya melepaskanku tapi malah semakin erat memeluk pinggangku dandapat kurasakan hisapannya pada burungku semakin kuat dan juga lidahnyatidak berhenti menggelitik kepala dan lubang kemaluanku dan akhirnya

"..mba Wi..oohh..aku tidak kuat lagi menahan ledakan kenikmatan yang kurasakan.."

Saatitu aku merasa malu karena merasa telah pipis di dalam mulut mba Wi,tapi juga aku masih merasakan sedotan mulut mba Wi pada burungku masihberlanjut sampai tiba-tiba ia melepaskan mulutnya dari burungku dandengan mulut yang terbuka kepalanya menyusuri badanku sehingga terasacairan kencing hangatku yang tumpah dari mulutnya mengenai badanku lalusetelah pada jarak yang kira-kira aku bisa melihatnya dengan jelas iaberhenti dan memperlihatkan cairan pipisku yang ada di mulutnya lalu iamenelannya! Aku kaget setengah mati karena kupikir di akan marah besarpadaku. Setelah menelannya ia berkata,

"Wah pipisnya anak kecil memang benar-benar nikmat."

Laluia pun menjilati cairan yang jatuh dari mulutnya tadi di badanku sampaibersih dan kembali menjilati burungku untuk membersihkan yang bersisa.

"Nah Jon enak kan rasanya? Mau lagi ngga?" Tanya mba Wi.

Dengan tersipu-sipu aku mengangguk

"Kalau gitu syaratnya jangan bilang siapa-siapa, janji ya!" ujar mba Wi disertai dengan anggukanku.

"Bagus nanti kalau gitu mba Wi kasih hadiah buat kamu," katanya sambil tersenyum manis sekali padaku sembari mencium bibirku.

"Nah sekarang kamu boleh bobo."

MbaWi segera memakaikan pakaian padaku dan menuntuku ke kamar untuk tidursementara Mbak Wi sendiri sama sekali tidak membuka baju atau roknyaselama "menikmati" diriku. Kejadian itu benar-benar membuatku bahagiadan aku dan mba Wi bisa berperan seolah tidak terjadi apa-apa di depankedua orang tuaku, dan yang membuatku lebih bahagia adalah hadiah yangdiberikan oleh mba Wi padaku sekitar dua hari setelah kejadian itu,yaitu aku diberikan kesempatan merasakan nikmatnya seorang gadis yangusianya setahun lebih muda dari aku saat itu oleh mba Wi (baca di antarwanita 'Penyesalan')
Ini merupakan cerita saya yang baru pertamakali saya kirimkan dan jika ada yang ingin menyampaikan kritik dansaran membangun bisa mengirimkan via Email.

|VJ|NaZtHeW
Corporal Grade IV
Corporal Grade IV

Gender : Male Sagittarius Jumlah posting : 40
Reputasi : 176
Cendol : 14
Birthday : 17.12.94
Join date : 20.10.10
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik